Setia

25 06 2001

Pertama kali saya mengetahui arti dari kesetiaan itu adalah dari
anjing peliharaan saya!.

Pertama kali ia dibawa kerumah saya adalah waktu ulang tahun saya ke
17, dan saya menganggap dia adalah kado saya yang paling berharga..
dan kami sekeluarga pun memberi nama brownie padanya, karena bulunya
yang coklat.

pertama kali brownie tinggal dirumah kami, keadaan dirumah menjadi
lebih meriah, ia tidak suka diikat, ia lebih suka bebas berlarian
kemana-mana!

Saya masih ingat ketika saya harus kost di tempat yang jauh dari
rumah, yang pertama kali menyambut saya adalah brownie, dan juga
Sewaktu keluarga kami melewati masa masa sulit, ia merupakan hiburan
saya satu-satunya,
dan ada hal yang menarik dari seekor anjing, yaitu dia adalah
pendengar yang baik dan selalu dengan setia berdiri di depan saya
sambil mendengarkan ocehan saya.

Pernah suatu kali, saya memukulinya karena ia merusak perabotan
dirumah, meskipun ia dipukuli, ia tetap tidak mendendam, bahkan ia
seakan melupakan pukulan itu keesokan harinya.
Bahkan Siang dan malam selalu dengan setia menemani dan menjaga
keluarga kami.

Tahun kemarin adalah tahun terakhir saya melihatnya, setelah 8 tahun
ia menemani keluarga kami dengan setia, ia menghilang dan tidak ada
kabar beritanya. Saya merasa sangat sedih sekali, dan 2 hari setelah
ia hilang, saya bermimpi tentangnya, seakan ia mengucapkan selamat
tinggal kepada saya, sayapun menangis dan terus terang saya tidak
malu untuk mengucapkan ini, karena ia sangat setia kepada keluarga
kami.

Selama dia hidup, ia memberikan kami cinta dan kasih sayang yang
begitu indah, walaupun ia hanyalah seekor binatang tetapi seakan dia
mengajarkan kami akan arti cinta dan kesetiaan yang sebenarnya.. saya
kadang2 merasa malu sebagai manusia yang seakan merasa dirinya lebih
tinggi daripada binatang, tapi menjalani kehidupan tak ubahnya
laksana binatang,
Terus terang, saya banyak mendapatkan arti tentang kehidupan dari
anjing peliharaan saya.

Ah, seandainya umur manusia dan binatang tiada batas, mungkin ia akan
setia menjaga keluarga kami selamanya.

Sedikit pencerahan dari neraka

Chimera
25/06/01





Paku

18 06 2001

Kadang kadang apabila kita sedang mengendarai motor , mata kita
dengan telitinya mengawasi jalan dan senantiasa mengamati apakah
jalan tersebut dipenuhi oleh paku paku?
Dan apabila ban motor dan mobil kita terkena paku sehingga kempes,
kita hanya bisa menyesali dan tidak jarang memaki karena kesialan
kita.

Tapi, pernahkah kita berpikir untuk berusaha menyingkirkan paku paku
tersebut sehingga kesialan yang pernah kita alami tidak terjadi
kepada orang lain?
Kita terlalu egois untuk memikirkan hal hal sekecil itu, dan pikiran
kita hanyalah dipenuhi oleh keakuan yang membutakan perasaan cinta
kasih kita kepada orang lain.

Belajarlah untuk mengikis keakuan dengan rasa cinta kasih dalam
perbuatan perbuatan kecil namun berharga demi orang lain. Seperti
menyingkirkan paku paku supaya ban motor atau mobil orang lain tidak
terkena paku tersebut..
Karena kita sudah pernah mengalami kejadian buruk seperti ban motor
atau mobil yang bocor dan kita tidak mau hal yang sama terjadi dan
terulang kepada orang lain, biarlah kita sendiri saja yang mengalami
hal seperti itu.

Itulah penjabaran cinta yang masih sangat sederhana sekali
penerapannya, menyingkirkan halangan yang pernah terjadi kepada kita
demi kebaikan orang lain. Baik dengan perbuatan atau nasehat yang
berguna demi orang lain..

Kalau bukan kita yang mengerjakan hal-hal sederhana seperti itu…
siapa lagi?..

Note : mari kita coba belajar menyingkirkan paku paku dijalan demi
kebaikan orang lain…
Dan juga “paku – paku” dalam diri kita dan dalam diri orang lain…

Sedikit pencerahan dari neraka

Chimera
18/06/01





to my teacher

13 06 2001

SANG PENUANG BEJANA

Suatu hari dalam perjalananku, aku melihat seorang penuang bejana
sedang sibuk mengisi bejana bejana yang kosong.

Lalu, aku bertanya kepadanya, “dengan apakah engkau isi bejana bejana
yang kosong itu?”

“aku mengisinya dengan air pengetahuan dan akhlak tentunya”

“lalu, bagaimana jika air pengetahuan dan akhlak itu habis kau tuang
kedalam bejana yang kosong itu?” tanyaku lagi.

“aku akan pergi menuju ke lembah semangat untuk mengisinya kembali
dari mata air pengorbanan dan cinta kasih”

sejenak aku merenungkan perkataan sang penuang bejana itu, dan aku
pun pergi melanjutkan perjalananku.

Note: untuk para guru, jasa,budi serta pengorbananmu tak ada
duanya……..

Sedikit pencerahan dari neraka

Chimera
13/6/2001





AKU TIDAK DISINI

9 06 2001


Jangan menangisiku
Karena aku tidak disini

Jangan berbicara tentang aku
Karena aku tidak disini

Jangan mencintai aku
Karena aku tidak disini

Jangan mengenang aku
Karena aku tidak disini

Note : buat linda yang masih berduka, moga moga kamu bisa tabah ya!
Dan untuk semua teman2 saya yang baik, tolong ingatkan keluarga saya
kalau saya meninggal nanti saya mau puisi ini dipahat di nisan atau
papan arwah saya, trims atas perhatiannya!

Sedikit pencerahan dari neraka

Chimera
09/06/2001