aku kehilanganmu, dimanakah kau, teman?

1 10 2007

“ah telat lagi” pikirku..

langkah gontai kakiku bergegas menuju ke kantor.. setelah pertunjukan sutra bakti anak kepada orang tua yang menguras tenagaku berakhir kemarin

masuk ke lobby, suasana sepi menyambutku, biasanya driver duduk disana dan menyapaku,

bermacam macam bentuknya mereka itu, ada yang botak, ada yang ompong, ada yang buncit, ada yang tertawa melulu seperti benyamin, hehe

tak terasa aku tersenyum mengingat mereka.

ah, sekarang sudah bulan puasa, biasanya mereka ribut ribut pas buka puasa, meriah sekali dahulu..

sekarang, suasana meriah itu sudah berganti sepi, memang masih ada suasana kemeriahan itu, tapi sekarang sudah berbeda..

aku ingat kala bersamamu melanglang bumi, jakarta, jogja, tertawa bersama. makan bersama. aku rindu saat itu, bagiku, kau lebih hanya dari sekedar driver, sobat…

yah, siapa sangka kejadian itu terjadi. tapi apapun yang terjadi, tegakkan kepalamu, teman,
aku tahu tidak gampang mencari pekerjaan di jakarta ini.
namun dengan ketrampilan mu, aku yakin kau pasti bisa. apalagi lebaran sudah dekat.
bagaimana dengan anak dan istrimu?

ah, aku hanya bisa menghela nafas..kutitipkan sebagian rezeki ku padamu, teman.. bersama dengan kolega ku yang masih mempunyai hati nurani..

rezeki dan doa ku bersamamu dalam kehidupanmu, sobat..

buat semua mantan driver DAAI TV yang sudah tidak bekerja lagi..

pak-tamat.jpg