Bangsaku bangsa tempe

18 01 2008

ada kejadian menarik tadi sewaktu di dapur tempat kami bekerja, jam makan siang ada sedikit pergunjingan soal tempe,
ceritanya.. stok tempe di dapur tempat memasak ransum siang kami terancam habis.. maka dari itu, hari ini mesti habis …
dan, jadilah kita makan nasi uduk dengan tempe.. sambil mengunyah nikmat tempe di mulut yang penuh, saya membayangkan.. apa jadinya indonesia kalau tanpa tempe…

yang pasti, abang becak dan abang abang yang lain, akan kekurangan porsi protein di piring mereka, karena tempe orek adalah menu murah yang sarat protein.

nih,menurut wikipedia , nutrisi tempe lebih tinggi kadar protein, serat dan vitamin dibandingkan dengan tahu, dengan nilai nutrisinya, tempe dimakan diseluruh dunia sebagai menu pelengkap bagi pencinta makanan vegetarian,

click disini nih, buat mengetahui kadar gizi tempe :

http://www.jawaban.com/news/health/detail.php?id_news=070626140546&next=2&total=13

dari mulai dibuat tempe, sampai di makan. banyak manfaatnya..
apalagi untuk semua golongan masyarakat, kalau sampai harga kedelai sebagai bahan baku tempe naik, wah.. repot tuh.

saya iseng iseng mencari kata tempe di google, tenyata ada sekitar 18,200,000 katagori untuk kata tempe,
bahkan di Amerika serikat sana, tepatnya di negara bagian Arizona ada kota yang namanya Tempe, hehehe

sip deh, maafkan kelancangan saya yang membahas tentang tempe ditengah tengah kelangkaan bahan baku (yang menurut saya) agak absurd… mosok mesti import? heheh

sekarang, biarkan saya makan tempe dengan nikmat… nyammm