Mengambil setting di kota New York, sebuah robot berjalan jalan sendirian untuk mengambil sampah dan membuatnya menjadi tumpukan tumpukan kubus.
terlihat dari Bird View angle, sebuah kota yang kering, penuh dengan tumpukan sampah dan kadang kadang badai angin yang mematikan selalu tiba apabila matahari sudah terbenam
inilah opening sebuah film animasi terbaru dari PIXAR yang baru premiere pada bulan Agustus di Bioskop bioskop di Indonesia ini menyihir kita semua begitu melihatnya, dengan efek dan animasi yang benar benar bagus. Film ini premiere di Amerika dan Kanada 27 juni 2008, dengan penghasilan 23,1 Juta Dollar pada hari pembukaanya, dan 63 juta dollar dalam satu minggu di 3,992 Teater,
dengan tradisi PIXAR film yang disutradarai oleh Andrew Stanton ini dibuka dengan film animasi pendek dengan judul Presto yang mengisahkan perseteruan tukang sulap dengan kelincinya karena wortel
dengan judul WALL-E (Waste Allocation Load Lifter – Earth Class) ini, PIXAR mencoba menyajikan beberapa tayangan berbeda yang menghibur serta mendidik kita untuk senantiasa bisa berpikir serius tentang permasalahan di dunia ini, terutama tentang pencemaran lingkungan
pada abad ke 22, sebuah Perusahaan konglomerasi besar dunia “Buy and Large” menguasai pelayanan ekonomi di dunia, termasuk dengan pemerintahannya, karena adanya sampah yang ditinggalkan dan tidak bisa di daur ulang, planet bumi penuh dengan sampah dan polusi sehingga tidak bisa di tinggali.
untuk mempertahankan ras manusia, Buy and Large CEO – Shelby Forthright (Fred willard) , mensponsori perpindahan besar besaran manusia ke luar angkasa dengan pesawat pesiar AXIOM,
lalu mereka membuat ratusan ribu robot kecil untuk membuang sampah dan mengumpulkannya seperti gedung pencakar langit.
namun seiring dengan berjalannya waktu, bumi semakin terpolusi dan selama 700 tahun rombongan ras manusia yang menaiki kapal pesiar AXIOM itu terpaksa tinggal di luar angkasa.
dari beberapa robot WALL-E , hanya ada satu saja robot yang tertinggal di dunia, mengingatkan saya kepada Will Smith yang bermain pada film I’m Legend, Wall-e sendirian tinggal di kota yang mirip New York dan dalam waktu berabad abad, Wall-e mempunyai keingintahuan yang sangat besar dan mengumpulkan beberapa barang barang yang dianggapnya menarik, ia juga menyimpan spare part dari beberapa rekannya yang sudah rusak untuk menggantikan spare part di tubuhnya.
Wall-e hanya ditemani “piaraanya” yaitu seekor kecoa yang kalau kita lihat seperti anjing peliharaan
setiap hari hiburan Wall-e hanyalah melihat videotape film musikal Hello, Dolly! yang diproduksi pada tahun 1969, beberapa adegan mengajarkan Wall-e tentang emosi manusia, terutama pada adegan bergandengan tangan..dan cara robot robot itu berkomunikasi sangat menarik, hanya dengan kata Eve… Wall-e dengan berbeda beda nada dan menariknya, hal ini justru membuat film ini menarik.
suatu hari, Wall-e menemukan tanaman yang tumbuh disepatu boot yang sudah tua, dan sebuah pesawat luar angkasa mendarat dan menurunkan EVE, robot feminin yang ditugaskan untuk mencari kehidupan di bumi, EVE merupakan sosok robot yang sering bersenang senang, namun bisa menjadi galak apabila ia melihat keadaan yang mencurigakan, dengan sinar laser di tangannya ia bisa menghancurkan semua benda.
Wall-e jatuh cinta dengen EVE pada pandangan pertama, namun EVE hanya perduli dengan tujuan dan order yang diberikan kepadanya, ketika ia melihat tanaman yang menjadi tujuannya datang ke bumi, EVE langsung menyimpan tanaman itu dan menjadi kapsul yang tidak aktif
Wall-e melakukan segala cara untuk melindungi badan EVE ketika ia tidak aktif, sampai pada saat EVE dijemput oleh kapal ruang angkasa yang membawanya ke AXIOM, Wall-e yang terus melindungi
EVE terbawa ke luar angkasa dan terkagum kagum dengan keadaan di luar angkasa.
AXIOM selama 700 tahun terus berorbit diluar angkasa dengan membawa manusia manusia yang mengalami kegemukan, karena jarang berolahraga dan dimanjakan dengan fasilitas fasilitas yang sering disediakan oleh robot robot yang melayani mereka, mereka tidak berjalan, hanya duduk setiap hari di kursi yang disediakan, bahkan peran ibu yang penting bagi anak yang baru lahir digantikan oleh robot
bahkan kapten kapal McCrea mendelegasikan tugasnya kepada Autopilot.
EVE memberikan temuannya kepada Kapten McCrea dan sang kapten menerima pesan wasiat bahwa apabila ada kehidupan di Bumi, maka umat manusia yang berleyeh leyeh di luar angkasa itu akan segera pulang.
sang kapten yang belum pernah pulang ke bumi selama 700 tahun, merasa sangat heran dengan adanya tanaman tersebut, lalu ia melihat keadaan bumi dari pandangan mata EVE, dan EVE melihat apa yang Wall-e lakukan ketika EVE dalam keadaan non aktif, kapten McCrea sangat kaget dengan kehancuran lingkungan bumi, segera setelah ia melihat dan mempelajari keadaan bumi, ia jatuh cinta dan langsung memutuskan untuk kembali ke bumi
konflik terjadi ketika Auto yang menggantikan kapten tidak setuju bahwa ras manusia harus kembali ke bumi, beberapa adegan lucu dan kejar kejaran terjadi antara EVE, Wall-e dan beberapa robot rusak yang didiskriminasi dengan Auto dengan perangkat pemerintahannya.
sampai pada satu saat, manusia di kapal AXIO memutuskan kembali ke bumi, “Bumi sedang membutuhkan kita, ketika terjadi sesuatu, kita harus bertanggung jawab menjaga bumi” begitulah komentar sang kapten yang karena kegemukannya mengalami kesulitan untuk berdiri.
Wall-e yang mengalami kerusakan ketika dikejar kejar oleh Auto, dibawa oleh EVE ke Bumi untuk diperbaiki, kerusakan pada memory Wall-e mengakibatkan Wall-e kehilangan ingatannya tentang apa yang dialami olehnya selama 700 tahun ini.
namun, seperti kisah kartun, selalu ada happy ending. Wall-e kembali sadar dan bisa mengingat ingat apa yang dia alami,
akhir cerita, kaum manusia kembali ke bumi dan memulihkannya sedangkan Wall-e mendapatkan angan angannya, yaitu memegang tangan EVE, sebagai tanda cinta
dalam waktu 15 menit pertama, mungkin kita tidak akan bisa mengerti apa yang terjadi didalam film ini, Wall-e hanya mengandalkan rekaman lagu lagu dan beberapa komedi Slapstic yang sudah kita temui dalam promo Wall-e seakan tidak lucu lagi. namun suasana kesepian Wall-e sangat terasa, dimana dia melihat film yang diputar terus menerus dan hanya ditemani oleh kecoa peliharaanya..
Wall-e mendapatkan energi dari matahari dan setiap kali ia aktif akan terdengar suara yang bisa kita temui kalau kita re-boot Komputer Mac.. hmm.. mungkin ini adalah sarana promosi juga oleh PIXAR yang memang dikenal tidak bisa dilepaskan oleh pendirinya dahulu Steve Jobs
menurut saya, ini adalah film yang serius, ditengah suasana dan isu Global Warming saat ini manusia diharapkan bisa mengerti dan menjaga bumi ini. seperti yang dikemukakan oleh Al Gore bahwa konsekuensi dari teknologi yang berkembang adalah kemudahan namun juga akibatnya yang sangat parah kepada lingkungan..
menurut Dr. J Floor Anthoni dalam essay yang berjudul Summary of Threats to the Environment menyatakan bahwa ancaman kepada kehidupan manusia mungkin bisa dijabarkan dengan kuantitas atau secara finansial, kenyamanan yang kita dapatkan mungkin mengorbankan banyak sumber daya, menurut data dari PBB populasi dunia bahwa populasi dunia mengalami kenaikan yang pesat, ribuan tahun dibutuhkan oleh manusia untuk mencapai populasi 1 milyar pada tahun 1804 dan hanya dalam waktu 123 tahun berlipat menjadi 2 milyar pada tahun 1927 dan pada tahun 1974 menjadi 4 milyar, sekarang ini hampir 7 milyar pada tahun 2008 dan akan meningkat tajam pada tahun tahun berikutnya .
ancaman kepada kehidupan manusia menjadi berlipat seiring dengan waktu, mulai dari kesehatan, kebutuhan air bersih, perbedaan ideologi, ketidakseimbangan sosial, polusi, perubahan cuaca, eksploitasi yang pada akhirnya akan merugikan manusia itu sendiri. perkembangan pembangunan di negara maju pada akhirnya juga akan merugikan negara berkembang, dengan kenyamanan yang mereka berikan di dunia maju bisa menimbulkan masalah lingkungan di negara dunia ketiga, masalah kekurangan pangan yang terjadi akibat kebutuhan bahan bakar yang menggunakan jagung atau ethanol juga menimbulkan krisis makanan di negara dunia ketiga.belum lagi ancaman perebutan sumber daya air bersih di negara negara kering seperti Afrika yang bisa menyebabkan pengungsian besar besaran dan perang antar negara, berapa besar kira kira dampak yang ditimbulkan? tidak hanya sampah, saya kira namun juga mundurnya revolusi manusia semenjak timbulnya abad industri.. gambar animasi yang terdapat pada 15 menit pertama film Wall-e benar benar memberikan gambaran yang mengerikan bagi umat manusia dimasa depan apabila ancaman ancaman ini tidak segera diatasi.
manusia disini diibaratkan adalah pemikiran dan robot diibaratkan adalah teknologi, seandaikan manusia dan robot bisa bersatu dan menjaga bumi ini dan kalau konsep pembangunan diarahkan untuk lebih bersahabat dengan alam mungkin permasalahan lingkungan tidak akan pernah terjadi, serta keserakahan manusia bisa diredam dan keseimbangan didalam hati manusia bisa dijaga,
apakah wajah bumi kita akan penuh dengan sampah dan polusi 20 tahun lagi dan bumi hanya ditemani oleh robot?
saya tidak berharap demikian. yang saya harapkan adalah, air sungai yang jernih, padang rumput yang hijau dan udara yang bersih untuk anak cucu saya, dan bukan untuk robot tentunya
Sedikit Pencerahan Dari Neraka
20080820


Recent Comments